Griya Tani Merangkul Petani Jagung, Jadikan Petani Pemasok Pabrik

Posted on: Agustus 2, 2019, by :

Sulitnya memasarkan hasil panen & harga yang tidak stabil merupakan permasalahan petani Indonesia yang saat ini masih sulit diatasi. Selalu saja petani menjadi objek dalam rantai perdagangan hasil bumi, termasuk jagung pipil sebagai produk agro nasional. Griya Tani sebagai wadah petani untuk bersinergis dan berkarya memiliki program yang harapannya bisa memberikan solusi kepada petani tentang permasalahan ini, yaitu mengedukasi para petani di tiap desa maupun kecamatan untuk peningkatan mutu dalam mengelola proses panen & pasca panen. Tujuan dari program ini adalah agar hasil panen jagung yang dihasilkan lebih berkualitas sehingga harga jagung yang ditawarkan lebih maksimal. Hasil panen yang berkualitas ini ditindaklanjuti dengan program skema pemasaran agar petani menjadi supplier langsung ke Pabrik-pabrik pakan nasional.

Dari program ini petani diharapkan memiliki pengetahuan tentang spesifikasi jagung yang diterima di pabrik dengan harga tinggi. Kadar airnya berapa %, keberadaan jamur, jagung pecah, bahan pengotor, kutu, dll. Hal ini menjadi peluang bagi petani jagung untuk memperoleh pendapatan yang lebih baik karena kebutuhan pabrik akan suplai jagung sangat tinggi hampir mencapai 1.500 ton per hari hanya untuk 1 pabrik, dan di Indonesia memiliki banyak Perusahaan yang membutuhkan jagung pipil kering sebagai bahan baku produksinya.

Lokasi binaan Griyatani mencakup beberapa kabupaten di Pulau Sumbawa NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Griyatani berkomitmen sebagai mitra para petani Indonesia untuk pendampingan & memperoleh akses langsung ke pabrik. Griyatani bertujuan memberikan gairah baru kepada petani dalam berbudidaya serta memberikan pola penanaman jagung yang lebih berkelanjutan dan produktif.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *