Indentitas tanaman jagung

Posted on: Juli 11, 2017, by :
  1. Identiditikasi

    Jagung terdapat hampir diseluruh wilyah Indonesia dan buahnya banyak diperjualbelikan di pasar. Masyarakat Indonesia lebih mengenal jagung jenis tertentu, padahal varietas jagung sangat banyak dan beragam dengan keunggulan dan kelibihan tertentu disetiao varietasnya, juga ada kelemahan dalam varietas jagung.

    Ada yang memiliki keunggulan dalam buahnya.

    Ada yang memiliki keunggulan dalam beradaptasi

Pengenalan atau identifikasi benih jagung sangat diperlukan untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan tempat penanaman, untuk memenuhi syarat tumbuh jagung.

    1. Klasikfikasi

Kingdom : Plantae

Divisi : Spermathophyta

Subdivisi : Angiospermae

Kelas : Monocotyledone

Ordo : Graminae

Famili : Graminaceae

Genus : Zea

Spesies : Zea mays L

    1. Morfologi

Tergolong tanaman rumput-rumputan (Gramineae) sama seperti tanaman padi, merupakan tanaman iklim panas (Semusim). Tanaman jagung memiliki akar;

Seminal (Tumbuh dari radikula dan embrio)

Adventif / Tunjang ( ± 4cm dari permukaan tanah)

Udara (Tumbuh di atas permukaan tanah)

Batang jagung tidak bercabang dan kaku. Bentuk batangnya selinder dan terdiri atas beberapa ruas serta buku ruas. Tinggi tanaman jagung tergantung varietas yang ditanam, umumnya berkisar 60 – 250 cm

Daun jagung panjang dengan lebar hampir seragam dan berbentuk seperti rumput, tulang daun terlihat dengan bentuk sejajar. Jumlah daun biasanya terdiri 6-48 helai, tergantung varietas. Bagian Daun;

Kelopak daun (Membungkus batang jagung)

Lidah daun (antara kelopak dan helai daun atau biasa disebut ligula)

helai daun (menjulur panjang)

Bunga jagung termasuk bunga yang tidak lengkap karena tidak memiliki petal dan sepal. Alat kelamin jantan dan betina berada pada bunga yang berbeda. Bunga jantan berada di ujung batang dan bunga betina terdapat di ketiak daun.

Tongkol muncul dari buku ruas berupa tunas yang kemudian berkembang menjadi tongkol. Pada tongkol terdapat biji jagung yang tersusun 200-400 biji tergantung varietas. Biji jagung berbentuk pipih dengan permukaan atas yang cembung atau cekung dan dasar runcing dengan baian-bagian;

Perikarp (kulit, bagian paling luar atau pembungkus)

Endosperma (lapisan kedua berfungsi sebagai cadangan makanan biji)

Embrio (Bagian paling dalam yang juga disebut lembaga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *